Taman Botani Sukorambi baru saja melakukan *soft launching* Muslimah
Private Area (MPA). Sebuah kawasan tertutup yang bisa dipinjam pengunjung
per jamnya. “Di dalamnya ada kolam renang, yang dulunya memang kolam renang
muslimah,” kata Alvina Citra, manajer Pemasaran Botani.

Pengunjung bebas meminjam MPA. Setiap jam dikenakan Rp 100.000. “Misalnya
mau sewa satu jam, lalu satu keluarga yang pakai bisa,” sambung perempuan
yang biasa disapa Vina ini.

Di dalam MPA terdapat kolam renang dengan kedalaman bervariasi, musala,
kamar mandi dengan fasilitas air panas, dan tempat *meeting*. Sejak di-
*launching* beberapa hari lalu, minat pengunjung untuk meminjam MPA cukup
bagus. Seperti Sabtu (2/12) lalu, sebuah perusahaan furnitur menyewa MPA
untuk *gathering* karyawannya.

Pengunjung yang hendak meminjam MPA harus menandatangani
sejumlah pernyataan kepada pengelola. Misalnya, menjaga aset di dalam agar
tidak sampai rusak, tidak membawa narkoba dan minuman keras, dan
sebagainya. “Seperti *check in* di hotel itu. Juga harus meninggalkan KTP
selama sewa,” sambung Vina.

Selain itu, pengunjung harus menandatangani pernyataan untuk bisa menjaga
keselamatan diri setiap orang yang masuk ke MPA. Sebab, bila sudah dipinjam
pengunjung, pengelola tidak menyediakan penjaga kolam renang sebagaimana di
kolam renang *outdoor*. “Namanya saja area privat, kami tidak bisa masuk
selama masa peminjaman,” pungkasnya.